April 17, 2026
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menilai, langkah Presiden Prabowo Subianto bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, adalah keputusan yang tepat. Yahya menilai, keputusan Prabowo itu menunjukkan komitmen untuk membantu Palestina. “Maka menurut saya, keputusan Presiden untuk bergabung di dalam Board of Peace ini, saya kira adalah keputusan yang tepat berdasarkan komitmen yang abadi untuk membantu Palestina,” kata Yahya, dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Yahya mengatakan, BoP merupakan salah satu tempat bagi para pemimpin dunia untuk membicarakan perdamaian di Palestina.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/01/30/16410511/indonesia-gabung-dewan-perdamaian-trump-pbnu-keputusan-prabowo-tepat.

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menilai, langkah Presiden Prabowo Subianto bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, adalah keputusan yang tepat. Yahya menilai, keputusan Prabowo itu menunjukkan komitmen untuk membantu Palestina. “Maka menurut saya, keputusan Presiden untuk bergabung di dalam Board of Peace ini, saya kira adalah keputusan yang tepat berdasarkan komitmen yang abadi untuk membantu Palestina,” kata Yahya, dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Yahya mengatakan, BoP merupakan salah satu tempat bagi para pemimpin dunia untuk membicarakan perdamaian di Palestina.

Dia menegaskan, dalam BoP perlu ada pihak yang sungguh-sungguh berkomitmen untuk membantu Palestina. Menlu RI: Ikut Dewan Perdamaian demi Kemerdekaan Palestina Artikel Kompas.id “Kalau tidak ada pihak yang sungguh-sungguh, sungguh-sungguh punya komitmen membantu Palestina ada di dalamnya, siapa yang akan bersuara demi Palestina?” Kata dia. Menurut Yahya, Indonesia sudah punya komitmen mendukung untuk menghadirkan perdamaian di Palestina sejak lama. Hal ini telah menjadi amanat proklamasi kemerdekaan Indonesia. Namun, Yahya tidak menyangkal kalau di dalam BoP sendiri pasti ada pihak-pihak yang berkepentingan, baik yang mendukung Israel ataupun Palestina. Baca juga: Kritik Hikmahanto hingga Dino Patti Djalal soal Dewan Perdamaian Trump PBNU mendorong agar Prabowo memainkan peran sebagai orang yang mendorong kepentingan Palestina di atas kepentingan lain.

“Dan saya sangat mendukung agar Presiden Prabowo Subianto memainkan peran itu dengan sungguh-sungguh, supaya dari waktu ke waktu terus menerus kita jangan sampai absen di dalam ikhtiar apapun untuk membantu Palestina,” ujar dia.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/01/30/16410511/indonesia-gabung-dewan-perdamaian-trump-pbnu-keputusan-prabowo-tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *